hari ini saya mau nulis pakai bahasa indonesia saja! maafkan saya pak guru!
oke jadi akhir2 ini saya berubah drastis. mungkin karena kondisi cuaca yang tidak bersahabat, membuat perasaan menjadi apa itu namanya, mellow. nah itu bahasa inggris, maafkan saya harus menggunakan kata serapan tersebut.
ya, saya jadi mellow akhir-akhir ini.
bukan saya yang biasanya, karena orang tipe saya jarang mellow dan mendengarkan lagu-lagu cupu yang mendayu-dayu dan liriknya sedih. saya aliran keras, tapi bukan aliran headbanging loh! nah jadi pakai kata serapan lagi kan..
sebenarnya keberubahan diri ini dimulai sejak.. sejak kira-kira minggu lalu, tepat di mana saya, orangtua saya, oma saya dan kedua tante saya serta keluarga mereka berkumpul di TPU Tanah Kusir Jakarta, karena mau memindahkan makam opa saya.
Opa saya sudah meninggal. ya, beliau sudah tiada kira-kira 30 tahun lebih yang lalu saat bunda saya masih umur delapan tahun. SO, saya nggak pernah melihat opa saya. lalu dia dimakamkan, dan karena makamnya sudah tua, letaknya berantakan tidak seperti makam2 dasawarsa sekarang ini. jadi harus digeser letaknya.
singkat kata, kami sekeluarga mengadakan upacara kecil untuk pengangkatan tulang opa saya. tebak apa hayo, sepatu opa saya masih utuh! memang barang barang jaman dulu nampaknya lebih durable ya. lalu setelah itu didoakan, dimasukan ke peti baru dan dikubur di tempat yang benar.
karena pada dasarnya saya enggak pernah kenal opa saya, ya saya biasa saja. tapi lalu selesai doa, saat tanah ditimbun, oma saya duduk dan meneteskan air mata..
kebetulan, sepupu saya campuran indonesia-kanada. jadi berbahasa inggris. oma saya duduk, dan saya beserta sepupu saya itu, liz dan nathan menemani dia sambil memperhatikan tanah yang menimbun makam opa saya.
"He's your grandpa," katanya. "It's already been 30 years."
"I miss him so much."
lalu oma saya menangis..
saya dan kedua sepupu saya itu memeluk oma kami dengan erat. saya sedih sekali. saya tahu oma sangat sayang pada opa, dan bagaimana itu coba rasanya dia harus sendirian selama 30 tahun?
tsk. saya jadi malu sama diri saya sendiri.
saya terkadang sering mengomel dalam lubuk hati (dan kadang2 ke orang lain juga sih), apalagi waktu itu melihat teman sekelas saya lavie sedang HOT HOTNYA jadian, dan cowoknya ngapelin tiap pagi ke kelas. ah, siriknya kami yang tidak punya pacar! lalu hari itu kami memusuhi lavie. "wah, saya kok enggak punya pacar yah?" *gila malu maluin banget sih gua AARGH
itu yang suka saya pikirkan. tapi setelah melihat oma saya..
bagaimana bisa saya yang, katakanlah, baru kira-kira 3 tahun tidak punya pacar, mengeluh sedemikian lupa sedangkan oma saya 30 tahun harus merasakan hal yang sama namun tidak pernah mengeluh! apalagi waktu itu beliau ditinggal saat anak-anaknya masih kecil jadi dia harus menghidupi keluarga sendirian. tidak punya waktu untuk bersedih.
dan sekarang dia menangis, karena kangen sama opa saya..
saya jadi mau ikutan nangis. nangis karena sedih melihat oma saya, nangis karena merasa bersalah saya begitu egois dan tidak tau terimakasih.. nangis juga karena sampai sekarang, seperti yang anda liat, saya masih enggak punya juga, udah gitu ditanya2in orang2 melulu. ingin saya teriakin mind your own business!
anyway, karena demikian saya makin mellow, lagu2 yang didengarkan, bisa dilihat contohnya di background lagu yang anda dengarkan saat ini juga! yah, saya memang payah.
apalagi terkadang saya sampai terbawa mimpi. sangat tidak enak. mohon maaf apabila postingan selanjutnya akan masih bernuansa mendayu-dayu, para pembaca!
ah, opa saya sedang apa ya disana sekarang..


